Senin, 12 September 2016

teknik kuantitaif

  • Teknik kuantitatif , survei adalah projek penelitian kuantitatif yang mana, sejumlah orang-orang dalam jumlah relatif besar, setiap orang diwawancarai,dengan seperangkatpertanyaan yang standar atau ditanyakan dengan cara yang sama setiap waktu
Ada 2 tipe utama dari survei :
  1. survei deskriptip
  2. survei analis
  • Berusaha untuk menjelaskan/ mendokumentasikan, kondisi sekarang, sikap sekarang
  • Suvei analis mencoba menjelaskan, menguraikan mengapa situasi itu berada 2 atau lebih variabel untuk menyelidiki pertanyaan penelitian atau menguji penelitian hipotesis
  • exderimental suatu metode yang melibatkan 2 hal yaitu menipulasi atau merekayasa dan observasi peneliti merekayasa variabel di independen dan kemudian mengobservasi respon dari subjek independen
  • Analisis isi adalah suatu metode yang mempelajari dan menganakisa komunikasi dalam suatu cara yang sistematis, objektif dan kuantitatif dalam mengukur variabel
  • Longitudinal melibatkan pengumpilan data pada waktu-waktu yyang berbeda 
matkul : kualitatif

kualitatif

  • Penelitian kualitatif adalah upaya untuk menemukan sesuatu (wimmer & dominick, 2011; 2)
  • Metode penelitian adalah strategi tertentu yang digunakan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk membangun dan penguji teori (frey,boton, friedman, & kreps, 1991)
  •  Metode penelitian dibagi secara luas menjadi metode kuantitatif dan kualitatif. yang anda pilih akan bergantung pada pertanyaan anda pada penelitian, filsafat yang mendasari penelitian anda,da \n prefensi danketrampilan anda.
  • Penelitian kuantitaif adalah penelitianyang menggunakan teknik-teknik tertentu yang mengakibatkan narasi, akan deskriptif, pengaturan atau praktek .(adaptasi dari parkinson, G.,& drislane,. 2011)
  • Dalam buku pegangna penelitian kualitatif, denzin dan lincoln (2005; 3) menjelaskan penelitian kualitafi sebagai pendeketannaturalistik dan interpretatif kepada dunia, ini berarti peneliti kualitatif mempelajari hal-hal dalam mengatur alam mereka, mencoba untuk memahami atau menafsirkan fenomena dalam hal makna orang membawa kepada mereka.
  • Penelitian kuantitatif adalah formal, objektif progres yang sistematis dimana data numerik yang di gunakan untuk mendapatkan informasi tentang dunia (burns N, & grove sk (2005) the paractice of nursing research : conduct, critique,& untilization 5th ed.).st.louis, elsevier saunders)
  • Penelitian kuantitatif terdiri dari 4 teknik:
             1, Survei
             2, Penelitian eksperimentasi
             3, Isi
             4, Penelitian longitudinal
  • Penelitian kualitatif terdiri dari 5 aspek 
             1, Pawancara intensif
             2, Pengamatan lapangan
             3, Fokus group
             4, Studie kasus
             5, Ethnography

kuantitatif pendahuluan 2 -21

METODE PENELITIAN KUANTITATIF


I.        PENDAHULUAN
Apakah penelitian itu? Menurut Wimmer dan Dominick (2011), penelitian adalah upaya untuk menemukan sesuatu (an attempt to discover something). Hal ini berarti kita semua adalah peneliti, dan kita walaupun sering kali tidak menyadari, melakukan penelitian setiap harinya. Riset atau penelitian dapat bersifat formal atau informal. Riset formal berarti peneliti harus mengikuti secara secara tepat prosedur penelitian yang sudah dilakukan. Sedangkan riset informal berarti peneliti tidak perlu mengikuti prosedur yang sudah ditentukan.
                                                     
A.      Metode Ilmiah
Semua peneliti baik formal maupun informal, selalu diawali dengan suatu pertanyaan dasar atau proposisi mengenai suatu fenomena tertentu. Misalnya : rubric surat kabar apa yang paling sering dibaca? Tujuan dari setiap penelitian adalah “untuk mengetahui” jawaban yang muncul dipikiran, dan jawaban atau temuan yang diperoleh disebut dengan pengetahuan. Manusia menggunakan 4 cara untuk dapat mengetahui (methods of knowing):
1.      Keteguhan            
2.      Intuisi                   
3.      Otoritas                
4.      Ilmiah      
  • Karakteristik Metode Ilmiah : Metode ilmiah memiliki lima karakteristik dasar yang membedakannya dengan metode lainnya, untuk mengetahui kelima karakteristik metode tersebut yaitu: 
  • 1. Terbuka 
  • 2. Obejktif 
  • 3. Empiris 
  • 4. Sistematis 
  • 5. Prediktif         
B.      Langkah-langkah Penelitian
Tujuan dari suatu metode penelitian ilmiah adalah untuk menghasilkan data yang objektif, sehingga bisa dapat dilakukan evaluasi terhadap data yang diperoleh. Adapun kedelapan penelitian yang di maksud adalah sebagai berikut:
1.      Pemilihan topic penelitian                        5. Pengumpulan data
2.      Tinjauan teori                                           6. Analisis dan interpretasi hasil
3.      Hipotesis dan pertanyaan penelitian        7. Presentasi hasil penelitian
4.      Menentukan metode penelitian                8. Replica Penelitian
1.a    Pemilihan topic penelitian
     Untuk mengetahui penelitian tersebut memang berharga dan bernilai untuk diteliti. 
Caranya  dengan menjawab tujuh pertanyaan dasar tersebut :
1.      Apakah penelitian topic terlalu luas?
2.      Apakah topic dapat diteliti?
3.      Apakah data dapat dianalisis?
4.      Apakah masalahnya penting?
5.      Apakah hasilnya dapat digeneralisasi?
6.      Apakah biaya penelitian dapat terjangkau?
7.      Apakah penelitian mengandung bahaya?
1.b    Tinjauan Pustaka
Setiap penelitian berawal dari tiga faktor : ketertarikan (interest), ide atau gagasan, dan teori yang melandasinya. Dalam mencari gagasan atau topik apa yang hendak diteliti, ketiga faktor tersebut sangat berperan penting. Diawali dengan adanya ketertarikan, munculnya ide atau gagasan, dan dilanjutkan dengan mencari teori yang relevan. Namun ketiga faktor tersebut tidak mesti bersifat linear. Suatu tinjauan pustaka bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut ini. Menjawab berbagai pertanyaan ini akan membantu peneliti merumuskan:
·         Jenis penelitian apa yang telah dilakukan sebelumnya terkait dengan topic penelitian    yang hendak dilaksanakan?
·         Apa yang belum diteliti?
1.c    Merumuskan pertanyaan dan hipotesis penelitian
Setelah mendapatkan topic penelitian, dan melakukan pendalaman terhadap literatur terkait, selanjutnya peneliti harus merumuskan masalah penelitian kedalam hipotesis atau pertanyaan penelitian. Ada 2 alasan mangapa peneliti mengajukan pertanyaan atau hipotesis penelitian. Pertama, pertanyaan atau hipotesis penelitian berfungsi membatasi apa yang hendak diketahui. Kedua, pertanyaan atau hipotesis penelitian berfungsi mengarahkan peneliti pada metode penelitian yang hendak digunakan.
a.      Pertanyaan Penelitian
Peneliti dalam menyusun suatu rumusan masalah atau pertanyaan harus memerhatikan beberapa keuntungan agar dapat rumusan masalah atau pertanyaan penelitian yang baik.
b.      Hipotesis Penelitian
Pada kebanyakan penelitian, peneliti mengembangkan penelitiannya berdasarkan teori yang sudah ada.
c.       Tujuan hipotesis
Adanya hipotesis dalam suatu penelitian memberikan beberapa keuntungan bagi peneliti.
d.      Syarat hipotesis
Tidak semua hipotesis merupakan hipotesis yang baik dan bermanfaat. Suatu hipotesis yang bermanfaat harus memiliki sekurang-kurangnya empat karakteristik yaitu hipotesis harus sejalan dengan topik ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini, harus konsisten dengan logika, harus dinyatakan secara ringkas, harus dapat diuji.
e.      Hipotesis nol
Hipotesis nol (disebut juga “hipotesis tanpa perbedaan”) menyatakan bahwa perbedaan statistic atau hubungan yang ditemukan dalam analisis disebabkan adanya peluang atau kesalahan acak (random error). Hipotesis nol (H0) adalah alternatif logis dari hipotesis penelitian (H1).


Sumber : Buku "METODE PENELITIAN SURVEI", Bab 1 Pendahuluan hal 2-21,       Morissan.